Perubahan Paradigmatik Dunia Keilmuan

Perubahan adalah salah satu tema sentral dalam pembahasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan umat manusia. Pencarian tentang kebenaran dengan segala konsekuensinya telah menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa mereka hidup di sebuah dunia yang senantiasa berubah. Terkadang perubahan itu terjadi secara cepat dan mengejutkan, namun di lain waktu perubahan yang terjadi bersifat perlahan dan dapat diprediksi. Di banyak kesempatan, berbagai perubahan kecil ikut menandai perjalanan peradaban manusia. Namun, di beberapa momentum perubahan-perubahan besar justru menjadi penentu arah perjalanan sejarah dan peradaban manusia di muka bumi.

Beberapa perubahan mendasar yang terjadi di dalam dunia keilmuan selama ini tampaknya memiliki keterkaitan erat dengan perubahan cara pandang manusia mengenai hal-hal mendasar di dalam hidup. Perubahan cara pandang ini dapat disebabkan oleh banyak hal, di antaranya adalah peristiwa-peristiwa besar yang melibatkan faktor-faktor sosial, politik, ekonomi, kepercayaan, dan budaya, yang membuat umat manusia mulai merenungkan lagi hal-hal mendasar di dalam hidupnya. Trauma mendalam masyarakat Barat terhadap agama akibat penyimpangan praktek keagamaan tertentu di abad pertengahan yang berakibat pada diceraikannya aspek-aspek metafisika dari dunia keilmuan merupakan salah satu contohnya. Sebaliknya, penemuan-penemuan yang terjadi di dunia keilmuan juga mampu mengubah cara pandang manusia terhadap hidup dan kehidupannya di dunia. Misalnya, penemuan tentang berbagai reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup dapat membawa manusia kepada paham reduksionistik bahwa makhluk hidup tidak lebih dari sekumpulan reaksi kimia dan fisika belaka. Tangis manusia dipandang tak lebih dari pengaruh hormonal, dengan air mata sebagai hasil buangan dari reaksi tertentu di dalam kelopak mata.

Perubahan Paradigmatik Dunia Keilmuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *